Minggu, 30 Desember 2012

INTRODUCING: MALANG MENYALA


Malang Menyala merupakan perpanjangan tangan dari Indonesia Menyala yang diinisiasi oleh Gerakan Indonesia Mengajar yang bergerak pada program perpustakaan. Filosofi di balik nama ini, menurut Bapak Anies Baswedan adalah anak-anak desa yang menyala akal budinya karena membaca buku yang baik bersama Pengajar Muda, bagaikan ribuan dan jutaan lampu yang menyalakan Indonesia. Indonesia menjadi menyala, tidak hanya karena sumber daya alamnya tetapi karena sumber daya manusianya yang menyala.

Kami tidak sekedar menggalang buku tetapi menggalang orang. Mari bergabung, bahu-membahu mengembangkan perpustakaan di sekolah dan desa-desa Pengajar Muda bertugas. Mari bersama membuat Indonesia lebih menyala melalui buku-buku berguna. Melalui Indonesia Menyala, mari menjadi “Penyala”

Relawan Malang Menyala disebut Penyala Malang, adalah komunitas penyala di wilayah Malang dan sekitarnya yang mendukung gerakan ini. Di sini, relawan atau donatur diajak untuk tidak hanya menyumbang buku sekali saja, namun dilakukan secara kontinyu, serta memberikan ide dan kontribusi lain. Distribusi hasil sumbangan tidak hanya akan diberikan untuk program perpustakaan di wilayah penempatan Pengajar Muda saja, namun juga didistribusikan kepada sekolah-sekolah maupun daerah-daerah yang membutuhkan di wilayah Malang dan sekitarnya.

Cukup banyak kegiatan pengumpulan buku maupun penggalangan dana yang ditujukan untuk bidang pendidikan, dalam hal ini perpustakaan, baik itu dilakukan secara perorangan atau oleh komunitas tertentu/LSM. Namun sayangnya kegiatan donasi ini kurang memperhatikan kebutuhan bahan bacaan yang sesuai, cakupannya kecil atau tidak merata, juga dalam pelaksanaannya kurang terpantau dan tidak ada keberlanjutan. Maka Malang Menyala bertujuan untuk menjembatani kesenjangan ini, sehingga ada kesinergisan dalam pengumpulan donasi dan pemerataan dalam distribusi bantuan. Malang Menyala juga turut memantau perkembangan/efek donasi yang diberikan dengan adanya feedback baik dari donatur maupun pihak penerima sehingga gerakan ini dapat berjalan secara kontinyu.

Bentuk kegiatan utama Penyala Malang yaitu:

Penyala Hulu
Kegiatan di hulu yang utama adalah pengumpulan buku dan donasi. Pengumpulan buku dilakukan setiap saat dan tidak ada batas waktu.  Dalam kegiatan pengumpulan ini juga dilakukan pendataan pada setiap buku yang masuk untuk memudahkan mengklasifikasi jenis dan jumlah, serta proses pendistribusian selanjutnya.

Donasi buku yang dapat diberikan adalah buku baru maupun lama yang masih layak pakai. Jenis bukunya diutamakan buku/materi yang mendidik :
  • Komik (non serial cantik dan non dewasa)
  • Komik edukasi
  • Novel anak
  • Buku pelajaran SD-SMA (diutamakan kurikulum terbaru)
  • Buku keagamaan
  • Majalah
  • Buku cerita/dongeng anak (termasuk di dalamnya cerita rakyat, buku cerita bergambar, dll)
  • Buku pengetahuan (ensiklopedi, buku asal-usul/penemuan terbaru, RPUL, NatGeo dll).
  • Atlas dan peta
  • Mainan edukasi
  • Video dokumenter pengetahuan
  • dan lain-lain.

Penyala Hilir
Kegiatan di hilir yang utama adalah pendistribusian. Pendistribusian dimulai dengan mencari lokasi yang membutuhkan bantuan buku-buku. Pendistribusian buku dilakukan minimal 3 bulan sekali ke daerah penugasan Pengajar Muda Indonesia Mengajar dan berbagai wilayah yang membutuhkan di Malang dan sekitarnya.  Selain pendistribusian yang dilakukan adalah pendataan buku yang telah didistribusikan untuk memudahkan Penyala Malang memonitor pemerataan pendistribusian dan memang sudah sesuai dengan kebutuhan daerah tersebut.

Sahabat Pena
Dasar kegiatan ini adalah Jejaring Anak Indonesia bentukan Indonesia Mengajar, yaitu sebuah gerakan bersama yang bertujuan untuk menghubungkan tiap anak di Indonesia dalam jalinan persahabatan. JAI dimulai dari kegiatan sahabat pena yang dimotori oleh komunitas pendidikan dan Pengajar Muda Indonesia Mengajar.  Kegiatan tersebut mampu menghubungkan anak-anak di berbagai penjuru Indonesia dan saling berbagi cerita semangat masing-masing. Dengan begitu, maka anak-anak Indonesia mendapat motivasi dan inspirasi untuk selalu maju dan optimis mencapai cita-citanya.
Penyala Malang yang tergabung dalam kegiatan Sahabat Pena ini terbagi menjadi 2, yaitu:
  • Dari saya untuk mereka, adalah Penyala Malang sebagai subyek yang berkirim surat, menjadi sahabat pena bagi anak-anak di berbagai penjuru Indonesia.
  • Fasilitator JAI, adalah Penyala Malang yang mendampingi kegiatan berkirim surat dari anak-anak sekolah di wilayah Malang kepada anak-anak di wilayah penempatan Pengajar Muda.

Keanggotaan dalam Penyala Malang bersifat sukarela. Ingin bergabung dengan komunitas Penyala Malang ini? Anda dapat bergabung sebagai Cempluk, Penyala Tetap, dan Sahabat Penyala.

Cempluk
Penamaan cempluk berasal dari sebutan lampu tradisional yang menggunakan bahan bakar minyak tanah. Penyala Malang yang disebut Cempluk adalah yang masuk dalam kepengurusan, intens dalam kegiatan-kegiatan Penyala Malang, serta menjalankan hak-hak dan kewajibannya untuk mengelola kegiatan sesuai aturan yang disepakati bersama dalam kepengurusan Malang Menyala.

Penyala Tetap
Adalah Penyala yang intens, masuk dalam keanggotaan dan terdaftar dalam komunitas sebagai Penyala Tetap. Penyala Tetap berhak menghadiri gathering, berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh Malang Menyala.

Sahabat Penyala
Adalah orang-orang yang memberikan bantuan/donasi baik berupa buku, dana, atau yang lainnya untuk kelangsungan program Malang Menyala. Sifatnya lepas dan tidak terikat.

Mari bergabung dengan menjadi Penyala, klik pendaftaran di sini
DARI MALANG MENYALAKAN INDONESIA!!!

3 komentar:

  1. Wouw... "Malang Menyala", kedengarannya keren. Saya sebenarnya mau ikut menyumbang, tetapi saya tidak punya buku yang sudah tidak saya pakai. Maaf. Tetapi, saya berdoa semoga banyak yang lain2 punya. Amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo...gag harus "punya buku" lho kalo ingin berkontribusi... donasi bisa berupa tenaga/waktu/ide/uang.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus